Menyemai Benih dengan Rockwool

Lahan pekarangan yang sempit karena keterbatasan tanah dapat dimanfaatkan untuk budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah yaitu dengan sistem hidroponik yang dimana penggunaan air pada sistem ini lebih efisien. Salah satu media tanam hidroponik yang popular untuk kalangan penghobi tanaman adalah rockwool.

Rockwool adalah produk serat mineral yang berasal dari batu, kaca atau keramik yang dilelehkan dengan suhu tinggi dan dipintal sehingga membentuk serat mirip seperti busa. Sebenarnya fungsi umum rockwool adalah untuk melindungi pipa dan peralatan masak dirumah. Namun, saat ini rockwool dapat juga digunakan sebagai media tanam hidroponik. Rockwool merupakan media tanam yang anorganik menyerupai busa dan memiliki serabut halus serta bobotnya pun sangat ringan. Rockwool memiliki kemampuan untuk menahan air dan udara dalam jumlah besar yang dibutuhkan untuk pertumbuhan akar dan penyerapan nutrisi.  Struktur serat alami yang dimiliki rockwool sangat baik sehingga dapat menopang batang dan akar tanaman dengan tegak dan stabil. Sehingga media tanam rockwool ini sangat cocok digunakan dari tahap persemaian sampai proses produksi/panen. Akan tetapi perlu juga diperhatikan bahwa kadar asam (pH) alami dari rockwool ini bersifat basa karena kandungan alkali dalam serat berkisar pH 8 sedangkan syarat pH tanaman berkisar 5.5 sampai 6.5. Oleh karena itu sebelum digunakan sebagai media tanam sebaiknya diberikan pupuk urea, pupuk ammonium sulfat, pupuk KCL ataupun pupuk campuran AB untuk membantu mengatasi masalah pH rockwool.

Alat dan bahan yang digunakan untuk menyemai benih dengan rockwool adalah :

  1. Rockwool (dapat dibeli di toko pertanian/toko online)
  2. Nampan/tray semai
  3. Tusuk gigi
  4. Benih tanaman
  5. Air secukupnya

Berikut adalah langkah-langkah penyemaian benih dengan media rockwool:

  1.   Hal pertama yang dilakukan adalah memotong rockwool dengan cutter atau pisau  

roti bergerigi maupun gergaji besi sesuai dengan kebutuhan. 

Contohnya  2,5 cm x  2,5 cm x 2,5 cm atau ukuran dadu. 

  1. Selanjutnya basahi media rockwool. Dapat menggunakan air tanah/air sumur atau air hujan. Hindari penggunaan air PAM karena mengandung klorine yang dapat menghambat pertumbuhan benih. Sebaiknya gunakan sprayer agar media tidak terlalu basah. Karena jika terlalu basah dapat mengakibatkan benih membusuk dan tidak pecah menjadi bibit tanaman.
  2. Letakkan rockwool di wadah yang rata (nampan/tray semai).
  3. Buatlah lubang di tengah tengah rockwool menggunakan tusuk gigi atau paku yang steril untuk tempat meletakkan benih. Usahakan jumlah lubang semai disesuaikan dengan ukuran tanaman jika sudah tumbuh besar.
  4. Masukkan dua atau tiga benih tanaman ke dalam lubang rockwool dengan menggunakan tusuk gigi yang sudah dibasahi atau pinset. Penempatan lebih dari satu benih ini berguna untuk sebagai cadangan jika benih tidak ada yang tumbuh. Usahakan penempatan benih sesuai serat rockwool sehingga pertumbuhan akar dapat lebih baik.
  5.  Letakkan tray semai di tempat yang jauh dari sinar matahari atau di tempat yang gelap dalam suhu kamar. Dapat juga menutup tray dengan plastic hitam untuk menghindari penguapan air berlebih.
  6. Semprotkan air ke permukaan rockwool dimana benih disemai. Lakukan penyemprotan di pagi atau sore hari. Jika menggunakan nampan, dapat dilakukan dengan memberi sedikit genangan air agar media tanam tetap lembab.
  7. Biasanya benih akan terlihat sprout/tunas (ditandai dengan warna putih) dalam waktu 2x24jam. Jika benih sudah pecah dan muncul bakal daun, segera pindahkan ke tempat yang mendapatkan sinar matahari minimal 6 jam sehari. Karena benih yang sudah pecah harus mendapatkan sinar matahari langsung untuk membantu pertumbuhan tanaman. 
  8. Jika sudah muncul daun hijau sekitar 3-4 daun (biasanya sekitar 10 sampai 14 hari setelah semai benih), pindahkan bibit tanaman ke system hidroponik yang direncanakan. 

Gambar : benih yang sudah muncul daun hijau

Berikut yang harus diperhatikan dalam penyemaian benih tanaman untuk hidroponik :

  1. Kualitas benih

Pilihlah benih yang memiliki kualitas berkecambah yang baik dan tahan penyakit. Perhatikan juga jumlah benih yang disemai, untuk benih pakcoy dan selada dapat menggunakan satu benih perlubang tanam. Untuk benih kangkung dan bayam bisa menggunakan lebih dari satu perlubang tanam.

  1. Pemilihan media semai

Media yang digunakan untuk persemaian harus dalam keadaan bersih dan steril sehingga mampu menyimpan air dengan baik.

  1. Kebutuhan air

Media semai harus tetap dalam kondisi yang lembab karena air mendukung perkecambahan benih.

  1. Kebutuhan cahaya

Saat persemaian sebaiknya hindari semaian berada di tempat yang gelap. Karena jika kurang cahaya, benih sulit berkecambah dan dapat terjadi etiolasi (pertumbuhan tidak normal)

  1. Kebersihan

Tempat persemaian juga harus dijaga kebersihannya agar menghindari adanya jamur maupun bakteri yang dapat menghambat proses perkecambahan.

Budidaya Tomat Dengan Benih Tomat Pilihan Petani

Tanaman tomat (Lycopersicum esculentun Mill.) adalah tumbuhan setahun, berbentuk perdu atau semak dan termasuk kedalam golongan tanaman berbunga (Angiospermae). Buahnya berwarna merah merekah, rasanya manis agak kemasam-masaman. Tomat banyak mengandung vitamin dan mineral.

Tanaman tomat dapat tumbuh baik di dataran tinggi (lebih dari 700 mdpl), dataran medium (200-700 mdpl), dan dataran rendah (kurang dari 200 mdpl).Untuk pertumbuhan yang baik, tomat membutuhkan tanah yang gembur, kadar keasaman pH antara lain 5-6, tanah sedikit mengandung pasir, dan banyak mengandung humus, serta pengairan yang teratur dan cukup.

Saat ini, Anda juga bisa menerapkan cara menanam hidroponik, tidak menggunakan media tanah. Penanaman tersebut juga bisa dilakukan untuk skala besar yang mendatangkan keuntungan. Keuntungan menanam tomat secara hidroponik adalah memudahkan dalam pemeliharaan, lebih mudah mengontrol hama yang menyerang, serta tidak memerlukan tenaga kerja yang terlalu banyak. Di negara maju, pohon tomat sering dijadikan suvenir acara karena bentuknya yang indah dan memiliki banyak manfaat. Tomat yang sering dijadikan suvenir adalah tomat ceri yang berukuran mini.

Umur Tomat Tompi 65 hst
Umur Tomat Tompi 65 hst

Benih Tomat Hibrida JS TOMPI

  • Adaptasi baik pada dataran tinggi
  • Tipe pertumbuhan inderteminate
  • Bentuk buah lonjong
  • Bobot 120-170 gram
  • Tahan gemini virus
  • Umur mulai panen 85-90 hst
  • Potensi produksi 4-6 kg/tan

Cara Menanam Tomat di Dataran Tinggi

Halo.. sahabat Jayaseeds apa kabar?

Ada yang rumahnya disekitaran dataran tinggi gak nih? Kalau ada pengen gak budidaya Tomat di daerah dataran tinggi.

Kalau pengen yuk dibaca, cara menanam tomat di dataran tinggi. Namun sebelumnya untuk benih tomatnya bisa langsung pesan di Jayaseeds.com karena selain berkwalitas disana juga terlengkap soal benih tanaman.

  1. Memilih Benih Tomat

Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya.

2. Penyemaian Benih Tomat

Sebelum ditanam secara luas, benih tomat sebaiknya disemaikan dahulu sampai memiliki daun dan batang yang cukup kuat. Penyemaian hendaknya dilakukan di atas media yang terpisah dengan penanaman masal. Dan untuk budidaya tomat, sebaiknya pilih media persemaian dengan ploybag. Hal ini untuk mengurangi resiko tanaman stres ketika dipindahkan.

  1. Pengolahan Tanah

Tomat tumbuh baik pada tingkat keasaman tanah pH 5,5-7. Apabila tanah terlalu asam (<5,5), tambahkan kapur pertanian, selain untuk menaikan pH tanah juga untuk memperbaiki struktur tanah.

  1. Penanaman, Pemeliharaan, dan Perawatan Tomat

Setelah melakukan penanaman tomat dengan berbagai prosedur. Yang selanjutnya adalah Pemeliharaan dan Perawatan Tomat.

Tanaman tomat cukup sensitif dan perlu perawatan yang intensif. Tanaman ini sangat rentan terhadap hama dan penyakit, terutama yang ditanam di dataran rendah. Setelah pemanenan, resiko kerusakan buah tomat masih tinggi sekitar 20-50%. Beberapa perawatan penting yang bisa dilakukan antara lain, Penyulaman, Penyiangan, Pemangkasan, Pemupukan Tanaman, Penyiraman-Pengairan, dan Pemasangan Lenjeran.

  1. Pengendalian Hama dan Penyakit

Untuk mengatasi beberapa jenis hama dan penyakit yang menyerang tomat, mengatasi bisa dengan melakukan penyemprotan pestisida. Agar penyemprotan pestisida lebih aman bisa menggunakan pestisida organik.

  1. Pemanenan Budidaya Tomat

Budidaya tomat baru bisa dipanen 60-100 hari setelah tanam, tergantung dari varietasnya. Penentuan waktu panen berdasarkan umur tanaman kadang kala tidak efektif. Sebaiknya gunakan pengamatan fisik terhadap tanaman. Tanaman tomat sudah dikatakan siap panen apabila kulit buah berubah dari hijau menjadi kekuning-kuningan, bagian tepi daun menguning dan bagian batang mengering.

Untuk pembelian benih tomat, bisa ke Jayaseeda.com

Manfaat Bertani di Halaman Rumah Dengan Menggunakan Benih Sayuran

Sejak pandemic COVID-19, berkebun menjadi hobi yang sangat popular. Karena kita sering menghabiskan waktu dirumah sehingga ada banyak waktu yang bisa kita gunakan untuk berkebun. Berkebun tidak perlu membutuhkan biaya yang mahal. Cukup memanfaatkan barang-barang yang ada dirumah maka Anda sudah bisa memulai untuk membangun kebun Anda sendiri. Selain itu berkebun juga bisa membuat kita menjadi semakin bahagia, loh! Kenapa bisa begitu? Karena berkebun bisa membuat seseorang lebih peka terhadap lingkungan sekitar, yang secara tidak langsung membuat orang terhindar dari memikirkan hal yang tidak perlu. Keren, kan?

Saat ini berkebun tidak harus memiliki lahan yang luas. Memanfaatkan halaman rumah untuk bertani bukanlah suatu hal yang tidak mungkin. Saat ini, ada banyak rumah tangga yang memanfaatkan halaman rumahnya untuk menanam berbagai macam sayuran, buah-buahan, maupun tanaman hias. Pemanfaatan halaman rumah bisa dilakukan sesuai selera kita masing-masing. Tanaman yang cocok untuk ditanam di halaman rumah adalah jenis tanaman hortikultura. Mulai dari sayuran, buah-buahan, dan obat-obatan. Tanaman bisa ditanam secara langsung atau bisa juga dengan menggunakan media polybag.

Merawat tanaman juga menguras waktu dan tenaga, untuk itu sebelum melakukan bertani maka Anda harus mempersiapkan semua alat dan bahan dengan baik. Salah satunya adalah memillih bibit tanaman yang baik. Menggunakan sayuran yang berasal dari bibit unggul ataupun varietas unggulan memiliki beragam kelebihan. Tanaman dari kualitas terbaik dapat tumbuh subur meski dengan perawatan yang minim, menghasilkan buah berukuran besar, dan yang terpenting tidak mudah terserang penyakit.

Untuk itu, disini jayaseeds menawarkan berbagai macam bibit sayuran yang tentunya memiliki kualitas super. Dengan begitu, sayuran yang Anda tanam nanti akan tumbuh subur menjadi sayuran yang sehat dan memiliki gizi yang tinggi. Tentu saja hal ini sangat menguntungkan karena kita bisa mendapatkan banyak manfaat. Selain mendapat sayuran yang berkualitas tinggi, Anda sudah tidak perlu lagi susah-susah pergi ke pasar atau supermarket untuk membeli sayuran. Hal ini juga bisa mengurangi pengeluaran biaya selama pandemi. Anda juga bisa bebas berkreasi untuk mengolah hasil kebun menjadi apa saja yang Anda inginkan!

Trainer Hidroponik

Sayuran merupakan bahan pangan nabati yang memiliki kandungan vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Seerti yang kita tahu, banyak sayuran yang kita konsumsi berasal dari pertanian yang sering menyemprotkan pestisida sintetik untuk mengusir hama. Jika pestisida terus menerus masuk ke dalam tubuh kita maka akan berakibat tidak baik. Untuk itu, banyak petani maupun orang-orang yang mencoba untuk menanam sayuran sendiri menggunakan media hidroponik. Lantas apa yang dimaksud dengan hidroponik?

Hidroponik adalah suatu metode bercocok tanam tanpa menggunakan nedia tanah, melainkan dengan menggunakan larutan mineral bernutrisi atau bahan lainnya yang mengandung unsur hara seperti sabu kelapa, serta mineral, pasir, pecahan batu bata, serbuk kayu, dan lain-lain sebagai media pengganti tanah. Metode bercocok tanam ini cocok sekali bagi Anda yang suka bercocok tanam namun tidak memiliki lahan yang luas. Hidroponik tidak perlu lahan yang luas, karena media tanaman dapat disusun secara bertingkat. Selain itu, pemakaian air pun lebih efisien karena penyiraman air tidak perlu dilakukan setiap hari.


Berhidroponik bukanlah selalu mahal dan sulit …. Hidroponik dpt dilakukan dilahan sempit, dg cara sederhana, menggunakan bahan recycle, seperti botol bekas air mineral, ember bekas cat, ember bekas ice cream dll… Tanaman yang dapat ditanam pada media hidroponik sangat beragam, khususnya sayuran. Lalu dimana ya kita bisa mendapatkan benih yang bagus? Jawabannya ada di Jayaseeds. Bagi Anda yang suka bercocok tanam dan tertarik dengan hidroponik, di Jayaseeds kita memiliki berbagai macam benih sayuran hidroponik yang bervariasi dan berkualitas. Jayaseeds memperluas aksesnya dengan membuka jasa penjualan online, jadi seluruh Indonesia dapat membeli benih di Jayaseeds tanpa perlu repot keluar rumah.

Lalu bagaimana jika belum menguasai teknik hidroponik? Pastinya kita akan melalukan yang terbaik agar tanaman kita dapat tumbuh dengan sehat dan subur. Nah, jika merasa masih kurang memiliki pengetahuan tentang hidroponik, drponik solusinya. Mulailah dulu …. Dapatkan benihnya …. Dapatkan nutrisinya Praktekkan langsung, tanya kepada ahlinya ….. Semangat melakukannya ….. Anda akan berhasil …..


Ribuan orang yg sdh berhasil dari pemula, hobbies sampai skala industri hasil bimbingan hidroponik oleh drponik

drponik adalah pengelola kebun Hidroponik Askifarm, PT. Astra Komponen
Indonesia Bogor, pengelola Group Facebook Belajar Hidroponik, Lapak Hidroponik, Founder Kotahira(Koperasi Tani Hidroponik Sejahtera)


Disini kita akan belajar teknik hidroponik, mulai dari persiapan media hingga panen. Drponik sering menyelenggarakan pelatihan tentang hidroponik yang pastinya sangat bermanfaat. Mengingat Indonesia adalah negara agraris, maka bercocok tanam juga bisa menjadi peluang investasi anda. Menarik kan? Tunggu apalagi, persiapkan diri Anda mulai
dari sekarang.

https://instagram.com/drponik?utm_medium=copy_link

PENJELASAN MENGENAI JENIS UNSUR HARA MAKRO DAN MIKRO SERTA FUNGSI DARI MASING MASING UNSUR HARA

Unsur hara makro dan mikro terdiri dari 13 jenis, yaitu:

1. Nitrogen ( N )

Nitrogen chemical element

Peranan utama nitrogen N bagi tanaman adalah untuk merangsang pertumbuhan secara keseluruhan, khususnya batang, cabang, dan daun. Selain itu, nitrogen pun berperan penting dalam pembentukan hijau daun yang sangat berguna dalam proses fotosintesis. Fungsi lainnya ialah membentuk protein, lemak, dan berbagai persenyawaan organik lainnya.

2. Fosfor ( P )

Phosporus Chemical Element

Unsur fosfor (P) bagi tanaman berguna untuk merangsang pertumbuhan akar, khususnya akar benih dan tanaman muda. Selain itu, fosfor berfungsi sebagai bahan mentah untuk pembentukan sejumlah protein tertentu; membantu asimilasi dan pernapasan; serta mempercepat pembungaan, pemasalan biji, dan buah.

3. Kalium ( K )

Kalium Chemical Element

Fungsi utama Kalium (K) ialah membantu pembentukan protein dan karbohidrat. Kalium pun berperan dalam memperkuat tubuh tanaman agar daun, bunga, dan buah tidak mudah gugur. Yang tidak bisa dilupakan ialah Kalium pun merupakan sumber kekuatan bagi tanaman dalam menghadapi kekeringan dan penyakit.

4. Kalsium ( Ca )

Calcium Chemical Element

Bagi tanaman, Kalsium (Ca) bertugas untuk merangsang pembentukan bulu-bulu akar, mengeraskan batang tanaman, dan merangsang pembentukan biji. Kalsium yang terdapat pada batang dan daun ini berkhasiat untuk menetralisasikan senyawa atau suasana yang tidak menguntungkan pada tanah.

5. Magnesium ( Mg )

Magnesium Chemical Element

Agar tercipta hijau daun yang sempurna dan terbentuk karbohidrat, lemak, dan minyak-minyak, magnesiumlah biangnya. Magnesium (Mg) pun memegang peranan penting dalam transportasi fosfat dalam tanaman. Dengan demikian, kandungan fosfat dalam tanama dapat dinaikkan dengan jalan menambah unsur magnesium.

6. Belerang / Sulfur ( S )

Sulfur Chemical Element

Belerang (S) berperan dalam pembentukan bintil-bintil akar. Sulfur ini merupakan unsur yang penting dalam beberapa jenis protein seperti asam amino. Unsur ini pun membantu pertumbuhan anakan. Selain itu, sulfur merupakan bagian penting pada tanaman-tanaman penghasil minyak, sayuran seperti cabai, kubis, dan lain-lain.

7. Klorin ( Cl )

Chlorine Chemical Element

Memperbaiki dan meninggikan hasil kering tanaman seperti tembakau, kapas, kentang, dan tamanam sayuran umumnya adalah peran dari klor (Cl). Unsur ini pun banyak ditemukan dalam air sel semua bagian tanaman.

8. Besi ( Fe )

Iron Chemical Element

Untuk pernapasan tanaman dan pembentukan hijau daun merupakan peran dari besi (Fe). Kehadirannya tidak boleh dianggap enteng. Sekali tidak ada, terutama pada tanah yang mengandung banyak kapur, tanaman akan langsung merana.

9. Mangan ( Mn )

Mangan Chemical Element

Mangan (Mn) tak jauh beda dengan unsur besi. Selain sebagai komponen untuk memperlancar proses asimilasi, unsur ini pun merupakan komponen penting dalam berbagai enzim.

10. Tembaga ( Cu )

Cupri Chemical Element

Fungsi tembaga (Cu) ini pun baru sedikit diketahui. Kehadirannya dapat mendorong terbentuknya hijau daun dan dapat menjadi bahan utama dalam berbagai enzim.

11. Boron ( B )

Boron Chemical Element

Boron (B) berfungsi mengangkut karbohidrat ke jaringan tanaman

Ayo Bertani Organik dengan Benih Unggul Holtikultura Jayaseeds

SUKA DUKAKU MENJADI PETANI ORGANIK.

Assalamualaikum. wr.wb.
Salam Sejahtera u/ kita semua.
Maaf sedulur Tani,tanpa berniat apapun sy hanya ingin berbagi cerita ketika sy berkecimpung di dunia pertanian Organik.

Pada akhir Tahun 2009,Saya Mengenal System Organik dalam bertani.
Awalnya bukan karena niat,tapi karena himpitan ekonomi yang saya alami.
Di saat orang lain sibuk di sawah karena memang sdh masuk musim Penghujan (Rendeng),saya masih bingung dengan keadaan saya sendiri. Pupuk tak punya,pestisida pun tak mampu beli,Hutang tak ada nyali,tidak terjun Rugi.
Akhirnya saya nekat Go Organik.
Walau dengan minimnya pengetahuan.

Cibiran dan gunjingan yg saya alami,hampir setiap saat.Bahkan yg lebih menyakitkan datang dari keluarga serta teman” dekat. sampai ” saya di anggap “HAMPIR GILA”πŸ˜‚.
Tapi semangat saya sama sekali tidak kendor (karena memang tak punya apa”)😁😊😁..

Bermula dari membiakkan Bakteri Mikro Organisme Lokal (MOL)+LIMBAH BUAH PISANG,saya membuat POC pertama sekaligus menjadi Starter hingga sekarang.
Bahkan sdh banyak POC juga PESNAB yg sy formulasi sendiri dari berbagai bahan,seperti ikan,keong mas,bonggol pisang,sabut kelapa,rumah rayap,kohe,Rumah rayap,lumut,dan masih buaaanyak lagi….
Tentunya setiap formula punya keunggulan dan kelemahan tersendiri sesuai bahan yg di buat.
Banyak ilmu dan manfaat yg saya dapat dari membuat formula sendiri.
Tak hanya harus teliti dalam memilih bahan,tapi saya pun harus terus belajar mengenai kandungan zat aktif juga bakteri di setiap bahan dan hasil formulasi seperti Boron,Tanin,Lactobacelus,Tricoderma,N,P,K dan masih buaaanyak lagi istilah ” yg bikin puyeng sy..πŸ˜‚πŸ˜‚
Intinya sy masih selalu belajar sampai sekarang.
Sedang manfaat yg sy rasakan bukan hanya mengurangi pengeluaran fulus yg tidak perlu,kesehatan saya dan keluarga kecil saya sangat baik.
Yang biasanya sakit Malaria saya kambuh minimal 2x dalam setahun,Alhamdulillah sudah hampir tak pernah kambuh lagi.

Sekarang berangsur angsur Petani di tempat tinggal saya mulai tergiur dgn System Organik.
Walaupun belum 100% mengaplikasikannya.
yg lebih menyenangkan lagi, saya sudah DI ANGGAP WARAS πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚.
mengenai POC/PESNAB yang sy buat,belum pernah saya jual.dan tidak berniat menjual.

Kalau ada yg bertanya bagaimana caranya dan apa saja, saya lebih memilih untuk merekomendasikan PARA SUHU/MASTER si group ini,Karena SAYA BUKAN AHLINYA.
Sampai sekarang pun saya hanya Murid yg masih butuh bimbingan.

TERIMAKASIH PARA SUHU/MASTER ATAS UEDARAN ILMU DAN BIMBINGANYA.

Demikian sepenggal kisah saya di dunia Tani Organik.
Tidak ada niat saya untuk unjuk diri apalagi menggurui. Saya hanya ingin berbagi cerita.

Untuk para Sedulur Tani yg baru mulai terjun ke pertanian Organik ,jangan patah semangat.
KETERBATASAN TIDAK MENCEGAH KITA UNTUK BERKARYA.

Wassalamu’alaikum. wr.wb
Salam Sejahtera

Sumber :

https://www.facebook.com/groups/2920223131408328/permalink/3887252338038731/?app=fbl

TENTANG MANFAAT BERKEBUN DI RUMAH’ DGN MENGGUNAKAN STARTER KIT

Selama terjadinya pandemi corona covid-19 ini membuat masyarakat memiliki waktu luang di rumah. Melakukan pekerjaan dirumah tentunya memiliki banyak keuntungan, diantaranya ikut serta menjaga protokol kesehatan dan menemukan hobi-hobi baru untuk dilakukan dengan keluarga yang contohnya adalah berkebun. Berkebun kini tidak harus di tempat yang luas dan harus memiliki peralatan yang rumit. Perkarangan rumah dapat dimanfaatkan untuk mulai menanam dari sayur hingga tanaman herbal. Kini muncul berbagai solusi cerdas untuk bisa menumbuhkan tanaman di media sempit, seperti hidroponik.

Berkebun di rumah memiliki manfaat yang bisa kita ambil yaitu

  1. Kebutuhan pangan tercukupi. Dengan menanam tanaman sendiri, kita bisa memenuhi kebutuhan sayuran sesuai kebutuhan gizi keluarga.
  2. Kualitas terjamin.
  3. Tambahan penghasilan.
  4. Perkarangan jadi lebih indah.

Selain untuk orang dewasa, berkebun juga memiliki banyak manfaat untuk anak-anak, yang diantaranya

  1. Anak mengenal siklus hidup tanaman dan apa saja yang dibutuhkan tanaman agar dapat tumbuh sehat. Ya bermain sambil belajar, tentu lebih menyenangkan.
  2. Anak belajar bertanggungjawab dengan mengurus tanaman mereka agar dapat tumbuh sehat. Mereka juga belajar sabar menunggu dan melihat proses tumbuhnya tanaman.
  3. Mereka juga belajar sabar menunggu dan melihat proses tumbuhnya tanaman.
  4. Berkebun dapat menstimulasi panca indera anak. Anak dapat mengenal tekstur tanah, biji dan bunga, melihat aneka warna bunga dan daun yang tumbuh, mendengar suara sayuran yang dipetik atau desir angin saat berkebun di luar rumah, dan mencium wangi bunga dan segarnya tanah saat disiram dengan air.
  5. Anak belajar untuk mencintai alam dengan cara yang sederhana namun menyenangkan.
  6. Menumbuhkan kebiasaan makan makanan yang sehat. Waktu Cinta masih TK dulu, kelas mereka menanam kangkung, cabe dan okra atau lady finger. Setelah berbuah, dibagikan ke masing-masing anak.

Anda bisa memulai kegiatan berkebun dengan menggunakan metode bercocok tanam praktis bagi pemula, yaitu menggunakan starter kit. Starter kit merupakan satu paket komplit berisi peralatan media tanam, benih, pupuk dan nutrisi tanaman. Dengan paket tersebut, anda tidak perlu repot atau kebingungan saat bercocok tanam. Berikut contoh starter kita untuk hidroponik bagi pemula, yang paket starter kit terdiri dari :

  1. Bak Plastik
  2. Penutup PVC Board berlubang
  3. Netpot Food Grade
  4. Rockwool/spons
  5. ABmix Infarm daun
  6. Benih