bibitjambi.id, Official Partner Jayaseeds di Kota Jambi

Jayaseeds sebagai produsen bibit tanaman sayur dan buah mempunyai tujuan utama dalam pengembangan industri benih lokal yang canggih untuk menghasilkan benih berkualitas tinggi.

Jayaseeds juga sudah lama menggalakan program Urban Farming dan ikut berpartisipasi dalam program ketahanan pangan di Indonesia.

Salah satu program dari Urban Farming by Jayaseeds adalah dengan mengadakan Program Kemitraan untuk 1 perwakilan di setiap kota di Indonesia untuk mendistribusikan benih urban farming.

Kini benihjambi.id telah menjadi Official Partner Jayaseeds untuk mendistribusikan benih-benir urban farming Jayaseeds di kota Jambi.

Dengan ini diharapkan minat masyarakat di Jambi dalam melakukan kegiatan urban farming semakin meningkat.

Pelatihan Online Urban Farming Jayaseeds

Pelatihan daring ….
“Bagaimana memulai urban farming”
Gratis benih urban farming !!!!

Bapak ibu yang terhormat . Dalam rangka mewujudkan misi kami dalam mendukung program ketahanan pangan , kami dari jayaseeds.com mengadakan pelatihan pengenalan urban farming

Materi pelatihan sesi 1 :
1.Pengenalan urban farming
2.Manfaat urban farming bagi rumah tangga
3.Prospek bisnis hillir urban farming (penjualan sayur organik, bebas pestisida)
4.Prospek bisnis benih hulu urban farming (agen/distributor/reseller benih kemasan)
5.pengenalan teknik semai

Pelatihan sesi 2
6.pengenalan hidroponik
7.pengenalan ab mix
8.cara merawat tanaman

  1. Cara merendam benih
    10 pengenalan rockwool

Pelatihan sesi 3

  1. Cara meracik ab mix
  2. Cara membuat komposisi media tanam
    13 cara antisipasi hama/preventif
  3. Cara pengobatan tanaman dari hama /kuratif

Peluang Usaha Hidroponik Rumahan

Banyak cara untuk memanfaatkan lahan kosong yang ada di sekitar rumah untuk menghasilkan banyak rupiah. Salah satunya, dengan bercocok tanam dengan menggunakan metode hidroponik. Dengan metode hidroponik yang masih jarang, tentu dari segi sarana dan pra sarana serta tanaman yang dihasilkan memiliki harga yang cukup tinggi dibanding menanam dengan metode biasa.

BENIH KANGKUNG UNGGUL PERWITA

Hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah, tapi tetap bisa bertumbuh karena menggunakan nutrisi. Tentu harus dengan memperhatikan aspek-aspek lain seperti pH dan lainnya.

Hidroponik mengedepankan pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada tanaman hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya tumbuhan yang menggunakan tanah sebagai medianya . Karena dengan air terbatas pun budidaya Hidroponik ini tetap dapat digunakan, maka metode ini lebih dapat dimanfaatkan walau hanya dengan lahan yang terbatas.

Ada pun beberapa Peluang Usaha Hidroponik yang menggiurkan diantaranya:

Mudah dikembangkan

Hidroponik adalah salah satu system budidaya tanaman yang sangat mudah untuk dikembangkan. Dengan potensi pangsa pasar luas, hidroponik pun juga dapat menjadi budidaya kelas yang luar biasa prospeknya. Dengan modal yang dapat di skala bagi masing-masing pemula bagi usaha pengembangan budidaya ini.

CALSIM UNGGUL
JS SUSAN

Hemat Tempat

Untuk lokasinya, dapat memanfaatkan lokasi yang sempit sekalipun. Dengan lahan sempit, dapat tetap berpeluang sukses dengan usaha budidaya ini. Untuk ukuran wadah larutan tergantung pada ukuran tanaman yang akan dibudidayakan.

RAWIT PUTIH MERUNDUK

Media yang mudah

Apabila lebih memilih memulai usaha ini di rumah, maka dapat menggunakan benda-benda di sekitar sebagai tempat budidaya Hidroponik ini.seperti toples, ember, gelas, atau tempat-tempat lainnya akan membantu dalam memulai budidaya.

TOMAT UNGGUL

Butuh Ketekunan, Mencoba dan Belajar

Bisnis hidroponik harus Dengan ketekunan serta ketelatenan, maka kita akan mendapatkan perjalanan bisnis menunjang masa depan dari penggunaan budidaya Hidroponik ini. Dengan penempatan yang cukup mudah, maka akan menambah keinginan untuk memulai usaha satu ini. Keperluan sebagai hiasan juga dapat menjadi salah satu faktor munculnya budidaya Hidroponik menguntungkan ini. pot-pot Hidroponik akan lebih leluasadi tempatkan di sisi rumah mana saja.

Bisa Hidup Tanpa Pestisida

Bila dalam memiliki lahan yang lebih luas, maka akan lebih membantu dalam melakukan budidaya Hidroponik ini. Karena juga akan semakin ditunjang dengan fakta satu ini, jika kebutuhan nutrisi pada tanaman yang budidayanya menggunakan sistem Hidroponik dan dikelola dengan baik, maka bisa jadi pestisida tidak dibutuhkan lagi, maka dampaknya tidak ada residu pestisida yang ada pada pembuangan media airnya.

Mudahnya menanam kangkung di rumah lalu jual aneka sayur di GO-FRESH

Memulai usaha baru tidak melulu dengan modal yang besar atau dengan harus menjual barang-barang yang wah dengan modal yang besar. Bagi pecinta tanam menanam Menanam kangkung bisa menjadi salah satu alternative untuk menghasilkan uang yang relatif besar.

Kangkung termasuk sayuran yang amat populer, sebab sangat banyak peminatnya. Selain rasanya yang cukup enak, juga mempunyai kandunga gizi yang tinggi, di antaranya mengandung vitamin A, B dan C serta bahan-bahan mineral terutama zat besi yang bermanfaat untuk pertumbuhan tubuh dan kesehatan. Kebutuhan akan sayur kangkung yang tinggi itulah yang adalah suatu peluang bisnis bagi Anda yang mau mencoba bisnis pertanian budidaya kangkung.

Kangkung adalah tanaman yang bisa tumbuh cepat yang memberikan hasil dalam waktu 4-6 pekan semenjak dari benih dan perawatannya pun tak terlalu susah. Tumbuhan ini dapat tumbuh dengan bagus selama tahun. Kangkung darat pada wilayah yang beriklim panas ataupun dingin. Kangkung yang terkenal dengan nama Latin Ipomoea sp. terdiri atas 2 varietas, yaitu kangkung darat yang disebut kangkung Cina dan kangkung air yang tumbuh dengan alami di sawah, rawa atau parit-parit.

Dari Menanam kangkung kita dapat menganalisa berapa keuntungan yang kita dapat dengan modal yang kecil. Tentu tidak mudah dan juga tidak sulit, asalkan ada niat dan usaha, hasilnya pun tidak akan mengecewakan.

Kita dapat menjual kangkung karena akan mendapatkan beberapa keuntungan. Di era serba online ini tentu orang akan lebih tertarik pada yang praktis, seperti pesan online. Beberapa Keuntungan Beli Online:

  1. Lebih Efisiensi penyimpanan stok bahan baku

Pernahkah sengaja menyimpan stok bahan baku supaya tidak perlu pergi ke supermarket atau pasar berulang kali namun pada akhirnya terpaksa membuangnya karena terlanjur rusak? Nah dengan membeli bahan masak secara online, sudah tidak perlu menyimpan stok banyak-banyak karena pemesanan akan jauh lebih sederhana.

  • Lebih Hemat waktu dan tenaga

Dengan membeli bahan baku secara online, sudah tidak perlu lagi menghabiskan waktu sejam atau dua jam hanya untuk ke pasar atau supermarket, cari tempat parkir, mengantri untuk membayar, dan sebagainya.

Untuk menjualnya pun kini kita dimudahkan dengan beberapa aplikasi yang bisa menjual bahan mentah. Diantaranya di Gojek. Didalam gojek ada fitur go Fresh yang menyediakan wadah kita untuk menjual. Nah dengan GO-FRESH, kita dapat mendapatkan keuntungan-keuntungan dalam berjualan kangkung.

Urban Farming Bagi Karyawan Bergaji UMR

Dalam masa pandemic seperti saat ini pemerintah juga diminta untuk mewaspadai dalam pemenuhan kebutuhan pangan bagi masyarakat. Selain itu tren urban farming juga mulai meningkat di beberapa kota. Dan digadang bisa menjadi solusi bagi permasalah pangan yang dikhawatirkan. Turunnya jumlah petani, urbanisasi, dan keterbatasan lahan hingga kini jadi masalah serius dalam pemenuhan kebutuhan pangan.

Pesatnya laju pertumbuhan populasi di perkotaan akan menimbulkan masalah lingkungan, mulai dari konversi lahan sampai degradasi kualitas lingkungan akibat polusi dan sampah. Apabila kondisi pertumbuhan populasi penduduk lebih besar dibandingkan laju produksi bahan pangan, maka akan terjadi bencana krisis pangan.

Untuk mendukung urban farming, edukasi kepada masyarakat juga perlu ditingkatkan. Konsumen perlu diedukasi agar tidak hanya mau mendapatkan bahan pangan yang murah, enak, dan mudah didapat. Jika konsumen menginginkan harga murah maka harga di tingkat petani pun akan sangat rendah. Karenanya, konsumen juga perlu memperhatikan kesejahteraan petani, baik petani perkotaan maupun petani di desa.

Pertanian perkotaan merupakan kegiatan pertumbuhan, pengolahan, dan distribusi pangan serta produk lainnya melalui budidaya tanaman dan peternakan yang intensif di perkotaan dan daerah sekitarnya, dan menggunakan (kembali) sumber daya alam dan limbah perkotaan, untuk memperoleh keragaman hasil panen dan hewan ternak.

Bentuknya meliputi pertanian dan peternakan kecil-intensif, produksi pangan di perumahan, land sharing, taman-taman atap (rooftop gardens), rumah kaca di sekolah-sekolah, restoran yang terintegrasi dengan kebun, produksi pangan pada ruang publik, serta produksi sayuran dalam ruang vertikal.

Kehadiran pertanian di wilayah perkotaan maupun daerah sekitar perkotaan memberikan nilai positif bukan hanya dalam pemenuhan kebutuhan pangan tetapi juga terdapat nilai-nilai praktis yang dapat berdampak bagi keberlanjutan ekologi maupun ekonomi wilayah perkotaan.

Urban farming juga mudah dilakukan bagi pelaku yang memiliki gaji UMR, karena mudahnya menerapkan urban farming. Mulai dari membeli bahan hingga merawatnya hinggan ada panen. Jika digeluti dengan baik bisa mendukung kondisi pangan yang dikhawatirkan akan menurun dan dapat membantu untuk meningkatkan ekonomi dengan urban farming.

Benih Sebagai Warisan Untuk Anak Cucu

Saat ini semakin jarang kita menemukan lahan hijau, terutama di daerah perkotaan. Bukan hutan berisi pepohonan yang kita jumpai, melainkan hutan berisi gedung-gedung yang menjulang tinggi. Padahal pohon memiliki banyak manfaat bagi keberlangsungan hidup manusia. Jika lahan hijau semakin berkurang hal ini tentu akan berdampak besar pada lingkungan.

Solusi dari masalah tersebut tidaklah sulit, kita hanya perlu menanam pohon untuk menambah ruang hijau di sekitar kita. Tidak perlu tanaman yang besar, tanaman-tanaman kecil pun bisa membantu pasokan oksigen di lingkungan kita.

Tanaman seperti apa yang bisa kita tanam? Bisa berupa tanaman sayur-sayuran seperti bayam, cabai, tomat, dan masih banyak yang lainnya. Banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dengan menanam sayuran. Hasil dari tanaman tersebut bisa kita konsumsi sendiri. Sehingga dapat mengurangi pengeluaran belanja harian.

Selain itu sayuran yang dihasilkan pun lebih menyehatkan dari pada yang kita beli di pasar. Karena sayuran yang kita tanam sendiri adalah sayuran organik tanpa bahan kimia dan peptisida. Sayuran ini pun bisa dengan mudah kita tanam di halaman atau di teras rumah. Tidak perlu lahan yang luas.

Tidak hanya hasil panen saja yang kita dapat, banyak manfaat lainnya yang bisa kita dapatkan. Dengan tanaman yang kita tanam kita turut menambah pasokan oksigen di udara dan juga menjaga ekosistem lingkungan. Hal ini bisa menjadi warisan yang bermaanfaat untuk anak cucu kita nanti.

Warisan yang kita berikan bukan hanya hasil panennya saja. Ilmu bercocok tanam dan juga kesadaran untuk selalu menjaga lingkungan sekitar.

Tentunya kita tidak ingin anak cucu kita tinggal di lingkungan yang tidak sehat. Oleh karena itu mari biasakan menaman sayuran di rumah. Sehingga tidak hanya hasilnya saja yang kita wariskan kepada anak cucu kita. Tetapi juga lingkungan yang sehat dan bersih bebas dari polusi. Tidak hanya itu kita juga mewariskan cadangan oksigen untuk generasi masa depan.

Mari kita tanam benih sayuran sebagai warisan untuk anak cucu kita di masa depan.

URBAN FARMING SEBAGAI SOLUSI KETAHANAN PANGAN

Saat ini wabah virus corona [COVID-19] memasuki bulan ke empat. Dengan jutaan masyrakat yang terkena dan terdampak dari wabah ini baik di Indonesia sendiri maupun di belahan Negara lainnya. Salah satu dampak akibat wabah ini yaitu kondisi pangan baik secara global maupun secara nasional.

Wabah ini sudah merusak tatanan kehidupan sosial bermasyarakat, di antaranya hilangnya kepercayaan terhadap orang di sekitar kita. Rasa saling curiga secara naluri akan menerapkan social distancing, bahkan telah mengganggu kehangatan anggota keluarga di rumah, maka rusaklah semua tata krama yang telah dibangun selama ini. Saling jabat tangan, pasalnya virus ini bisa bepindah ketika kita berjabat tangan atau bersentuhan.

Lantaran itulah maka pemerintah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan tujuan agar rantai kehidupan virus corona terputus.

Apa yang terjadi jika PSBB diberlakukan, yang pasti akan banyak pembatasan kerumunan orang, termasuk di pasar akan diberlakukan social distancing atau jaga jarak sosial. Akibatnya pengunjung pasar merosot, penjualan akan tidak sesuai harapan, akibatnya para pedagang banyak yang gulung tikar termasuk pedagang sayur mayur.

Inilah yang ditakutkan para ibu rumah tangga, jika tidak ada pedagang sayur mayur lantas bagaimana bisa memenuhi kebutuhan makanan sehat di rumah. Maka perlu adanya gerakan meningkatkan ketahanan pangan keluarga, lebih khusus lagi pada sayuran dengan membangun kebun sayur keluarga untuk melawan dampak pandemi virus corona (covid-19).

Dengan kondisi tersebut urban farming adalah solusinya. Kita bisa memanfaatkan lahan kosong yang ada di sekitar rumah, seperti diteras, dibelakang rumah disamping rumah atau bahkan di rootop/balkon rumah. Urban Farming menjadi pilihan untuk membantu ketahanan pangan khususnya di lingkungan keluarga dan didaerah yang memiliki lahan sempit.

Dengan metode urban farming sangat hemat tempat, sehingga bisa bercocok tanam sekalipun hanya di balkon atau diteras saja. Tanamannya pun bisa bervariasi, mulai dari pakchoi, terong, bayam, Lombok, sawi, kangkung dan sayur mayor lainnya yang bisa membantu lingkungan keluarga.

Tak perlu repot dan khawatir pergi kepasar, karena kita hanya memerlukan beberapa pot tanaman dan bibit unggul untuk memulai membuat lading sayur mayor dilahan yang telah ada dirumah. 

Nah yuk order benih untuk ditanam

Klik :

https://tinyurl.com/Orderbenih

Mudahnya Bercocok Tanam di Halaman Rumah

Merasa bosan di rumah dan ingin bercocok tanam dirumah? Tak perlu pusing memikirkan jalan keluarnya. Yang kamu perlukan hanya kreatifitas saja, seperti memanfaatkan loteng rumah atau halaman yang sempit. Bercocok tanam di rumah tak hanya menyalurkan hobby tapi juga untuk menyejukan rumah dan kelihatan lebih indah.

Kemajuan teknologi memacu kita untuk lebih kreatif, karena keterbatasan bukanlah menjadi penghalang kita untuk maju dan berkembang. Karena itu,ada 4 tips yang bisa kamu terapkan untuk bercocok tanam di rumah.

Langkah Pertama

Langkah awal yang harus dilakukan adalah memiliih tamanan yang cocok ditanam di halaman rumah, pada umumnya golongan buah – buahan, sayuran dan tanaman obat.

Ketiga jenis tanaman ini tidak hanya cepat dipanen, tetapi bisa ditanam di halaman rumah atau loteng, serta tidak memerlukan biaya perawatan yang mahal.

Langkah Kedua

Langkah kedua yang perlu disiapkan adalah media yang sesuai untuk menamam sayuran atau buah. Metode penamaman ada beberapa macam yaitu media hidroponik, media pot, dan polybag. Hidroponik ini merupakan metode paling menghasilkan dan efisien secara perawatan. Menanam menggunakan media dan pot dan polybag, sangat efektif digunakan di halaman sekitar rumah yang sempit.

Langkah Ketiga

Hal penting yang menentukan keberhasilan dalam bercocok tanam tak lain adalah perawatan. Dengan memberikan perawatan yang konsisten maka jumlah panen yang didapat  tidaklah mengecewakan. Perawatan tak lepas dari pemberian pupuk. Sangat disarankan untuk memberikan pupuk organic, diberikan dengan takaran yang sesuai dengan tanaman, untuk menunjang pertumbuhan tanaman.

Langkah Keempat

Setelah menamam dan tanaman mulai tumbuh, kamu harus waspada terhadap penyakit atau hama yang menyerang tanaman, sehingga kamu bisa Selain itu, kegagalan panen karena perubahan cuaca bisa kamu antisipasi dengan memberikan ruang yang cukup antara udara, sinar matahari maupun waktu menyirami tanaman. Segeralah potong cabang tanaman yang terinidkasi hana atau penyakit, atau isolasi ditempat khusus agar tidak menularkan pada lainnya.

Cara menanam sayuran atau buah sangat mudah bukan?  Untuk kamu yang bingung untuk mencari bibit unggul, tak perlu pusing karena Jaya Seed menyediakan berbagai macam bibit unggul tanaman dan sayuran yang bisa kamu tanam di halamanmu.

Urban Farming, Tren Bercocok Tanam di Lahan Sempit

Apakah kamu pernah mendengar istilah Urban farming? Urban farming adalah suatu metode bertani di halaman rumah dengan memanfaatkan lahan sempit serta menggunakan media tanam yang bisa ditemukan di sekitar rumah. Urban farming kini menjadi tren yang digemari oleh masyarakat yang tinggal di kota-kota besar. Konsep yang awalnya hanya inisiasi dari segelintir komunitas pecinta lingkungan kini menjadi tren gaya hidup urban. Hal ini didukung oleh masyarakat perkotaan yang ingin memulai gaya hidup sehat.

Jika selama ini untuk bertani dibutuhkan lahan yang luas, dengan konsep urban farming lahan sempit pun bisa digunakan untuk bercocok tanam seperti halaman di depan rumah atau atap rumahmu. Media tanamnya pun cukup menggunakan benda-benda disekitarmu, seperti botol kaca, pot, pipa bekas, atau polybag. Sistem penanamannya pun tidaklah sulit, kamu bisa menggunakan sistem penanaman vertikultur, hidroponik, dan akuaponik.

Banyak manfaat yang didapatkan dengan melakukan tren ini, terutama untuk kamu yang punya resolusi untuk memulai gaya hidup sehat. Karena hasil panen yang didapatkan dari urban farming lebih sehat lantaran menerapkan sepenuhnya penanaman organik serta bebas dari peptisida. Selain itu rumahmu akan terlihat lebih indah dan lebih sejuk karena dipenuhi oleh tanaman hijau. Dengan menerapkan urban farming kamu juga turut membantu mengurangi polusi udara di lingkunganmu.

Lalu tanaman apa saja yang bisa kita tanam di rumah? Cukup banyak tanaman yang dapat ditanam dirumah, terutama sayuran yang dikonsumsi sehari-hari. Cabai merupakan tanaman yang sering ditanam di pekarangan rumah. Selain karena merupakan sayuran yang selalu digunakan di setiap masakan cabai juga cukup mudah untuk ditanam. Sayuran lain yang bisa juga kamu tanam di rumah adalah bayam, kangkung, tomat, terong, dan masih banyak lagi. Tidak hanya daoat menghemat uang belanja, hasilnya pun lebih sehat karena bebas dari zat kimia dan peptisida.

Bagaimana sudahkan kamu tertarik untu menerapkan urban farming di halaman rumahmu?

Tanaman Yang Cocok Untuk Urban Farming

Urban farming yang berarti bercocok tanam di lingkungan rumah perkotaan dianggap beriringan dengan keinginan masyarakat kota untuk menjalani gaya hidup sehat. Hasil panen dari urban farming lebih menyehatkan lantaran sepenuhnya menerapkan sistem penanaman organik, yang tidak menggunakan pupuk kimia dan pestisida sintesis. alam sistem urban farming, semua proses praktik budidaya, mulai dari penanaman bibit hingga panen dan distribusi hasil bisa dilakukan di dalam kota.

Untuk memulai urban farming, berikut ini tanaman yang bisa kamu praktikan:

  1. Cabai merupakan tanaman sayuran yang ditemukan dibanyak masakan khas Indonesia. Namun, harga cabai di Indonesia sering tidak menentu. Bahkan, pada tahun 2016, harga cabai rawit pernah mencapai Rp100.000 per kilo. Untuk mengantisipasi situasi ini, ada baiknya jika kita mulai menanam cabai sendiri di rumah.

Pada umumnya, cabai ditanam melalui biji. Bijinya dapat diperoleh dari cabai yang sudah membusuk. Jadi, jika kamu menemukan cabai yang sudah berubah warna menjadi cokelat atau teksturnya mulai lunak, janganlah dibuang karena dari buah cabai itu bisa tumbuh lebih banyak lagi cabai.

  • Tomat merupakan salah satu tanaman yang sering ditanam di pekarangan rumah karena kemampuannya untuk berbuah sepanjang tahun. Tomat kaya akan vitamin A dan C. Selain itu, tomat juga mengandung serat dan antioksidan. Buah tomat dapat dikonsumsi segar sebagai salad, minuman, atau diolah menjadi masakan.Untuk membudidayakan tomat ternyata tidak terlalu sulit. Annisa mengatakan, menanam tomat yang paling mudah adalah melalui biji. Sama seperti cabai, biji tomat dapat diperoleh dari buahnya dan dikeringkan. Namun, karena tomat termasuk salah satu tanaman yang merambat, dalam perawatannya butuh tegakan agar tanaman tidak rebah ke tanah. Setelah memeliharanya selama 3 bulan, kamu sudah dapat memanen tomat hasil kebunmu sendiri.
  • Kebanyakan masyarakat Indonesia menggunakan daun seledri untuk menambah cita rasa pada sop, tanaman ini juga disebut sebagai daun sop. Namun, tanaman dengan daun bergerigi ini juga bermanfaat sebagai obat-obatan, terutama untuk menurunkan tekanan darah.Budidaya seledri tidak sulit, kok. hanya dengan memisahkan anakan (tunas atau bagian tanaman yang tumbuh dari daerah akar), kita dapat memperoleh tanaman seledri yang baru. Setelah itu, tancapkan anakan pada tanah yang gembur.
  • Walaupun sering tertukar, basil (Ocimum basilicum) berbeda dengan kemangi (Ocimum citriodorum). Basil biasanya digunakan sebagai bumbu pada pasta, baik dalam bentuk segar sebagai hiasan yang dapat dimakan maupun sebagai saus. Oleh karena itu, jika kamu ingin merasakan bumbu spaghetti yang segar, tidak ada salahnya jika kamu menggunakan daun basil hasil menanam sendiri.
  • Kale merupakan tanaman daun yang kaya akan vitamin A, C dan K. Kale dapat disajikan dalam bentuk green juice, isian sandwich, atau sebagai tumisan. Daun yang memiliki rasa pahit ini menjadi populer karena manfaat kesehatannya, salah satunya adalah dapat membantu mencegah kanker.
  • Menanam bunga matahari tidak kalah mudah dengan tanaman lain. Sebagai infomasi, bunga matahari memiliki banyak jenis. Oleh karena itu, jika kamu ingin mengonsumsi bunga matahari sebagai camilan, kamu perlu memperhatikan jenis benih bunga matahari yang akan ditanam.

Adapun tanaman lain yang cocok untuk memulai urban farming yaitu :

  • cabai rawit varietas jaya
  • terong hijau varietas js Vita F1
  • kangkung unggul varietas perwita
  • bayam varietas popi
  • terong hibrida varietas dahsyat F1
  • cabai rawit varietas bagong
  • pakchoy unggul varietas js f-one