Urban Farming Bagi Karyawan Bergaji UMR

Dalam masa pandemic seperti saat ini pemerintah juga diminta untuk mewaspadai dalam pemenuhan kebutuhan pangan bagi masyarakat. Selain itu tren urban farming juga mulai meningkat di beberapa kota. Dan digadang bisa menjadi solusi bagi permasalah pangan yang dikhawatirkan. Turunnya jumlah petani, urbanisasi, dan keterbatasan lahan hingga kini jadi masalah serius dalam pemenuhan kebutuhan pangan.

Pesatnya laju pertumbuhan populasi di perkotaan akan menimbulkan masalah lingkungan, mulai dari konversi lahan sampai degradasi kualitas lingkungan akibat polusi dan sampah. Apabila kondisi pertumbuhan populasi penduduk lebih besar dibandingkan laju produksi bahan pangan, maka akan terjadi bencana krisis pangan.

Untuk mendukung urban farming, edukasi kepada masyarakat juga perlu ditingkatkan. Konsumen perlu diedukasi agar tidak hanya mau mendapatkan bahan pangan yang murah, enak, dan mudah didapat. Jika konsumen menginginkan harga murah maka harga di tingkat petani pun akan sangat rendah. Karenanya, konsumen juga perlu memperhatikan kesejahteraan petani, baik petani perkotaan maupun petani di desa.

Pertanian perkotaan merupakan kegiatan pertumbuhan, pengolahan, dan distribusi pangan serta produk lainnya melalui budidaya tanaman dan peternakan yang intensif di perkotaan dan daerah sekitarnya, dan menggunakan (kembali) sumber daya alam dan limbah perkotaan, untuk memperoleh keragaman hasil panen dan hewan ternak.

Bentuknya meliputi pertanian dan peternakan kecil-intensif, produksi pangan di perumahan, land sharing, taman-taman atap (rooftop gardens), rumah kaca di sekolah-sekolah, restoran yang terintegrasi dengan kebun, produksi pangan pada ruang publik, serta produksi sayuran dalam ruang vertikal.

Kehadiran pertanian di wilayah perkotaan maupun daerah sekitar perkotaan memberikan nilai positif bukan hanya dalam pemenuhan kebutuhan pangan tetapi juga terdapat nilai-nilai praktis yang dapat berdampak bagi keberlanjutan ekologi maupun ekonomi wilayah perkotaan.

Urban farming juga mudah dilakukan bagi pelaku yang memiliki gaji UMR, karena mudahnya menerapkan urban farming. Mulai dari membeli bahan hingga merawatnya hinggan ada panen. Jika digeluti dengan baik bisa mendukung kondisi pangan yang dikhawatirkan akan menurun dan dapat membantu untuk meningkatkan ekonomi dengan urban farming.

Write a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *